Dalam masyarakat Batak Toba, mangongkal holi (dibaca: mangokkal holi) adalah tradisi membongkar kembali makam (udean) untuk mengumpulkan sisa tulang belulang (holi-holi) dan menempatkannya ke bangunan tugu (simin). Mangongkal holi berlangsung dalam rangkaian upacara adat, baik sebelum,
saat, dan setelah makam digali dan tulang belulang dikumpulkan.