Guru menjadi perpanjangan tangan Allah yang menghadirkan keselamatan dalam bentuk yang paling sederhana, namun paling nyata. Setiap hari siswa datang bukan hanya untuk belajar, tetapi juga untuk mendapatan perhatian, dihargai, merasa aman, dan dicintai. Maka, pendidik dan tenaga kependidikan diajak untuk mau dan membiarkan Tuhan bekerja secara total dalam diri dan sekaligus mengerahkan seluruh potensi dan talenta dalam melaksanakan tugas yang diembankan.