Menjaga warisan, merayakan tradisi.
Melalui gerak dan harmoni, Selasa, 27 Januari 2025, Peserta Didik Kelas X B dan X I SMA Santa Maria Pekanbaru, menghidupkan kembali sakralnya pernikahan adat Batak Toba di panggung Pentas Seni Kokurikuler ini. Bukan sekadar pertunjukan, tetapi bentuk penghormatan pada kekayaan budaya Nusantara.
Pernikahan dalam adat Batak Toba bukan sekadar ikatan cinta antara dua orang, melainkan sebuah urusan besar yang melibatkan keluarga besar, marga, hingga tatanan sosial masyarakatnya.
Makna mendalam dari pernikahan adat Batak Toba adalah:
1.Perjanjian Antar Dua Marga (Legalitas Adat).
2. Manifestasi Dalihan Na Tolu (Somba Marhula-hula, Elek Marboru, Manat Mardongan Tubu).
3. Simbol Berkat Melalui Ulos.
4. Status Sosial dan Tanggung Jawab.